GRATIS ! INFO SEPUTAR WIRAUSAHA -Klik Disini-

Advertisment

Cara Periksa Kandungan, USG dan Melahirkan Menggunakan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Untuk Ibu Hamil - Kabar baik untuk semua peserta BPJS Kesehatan bahwa penggunaan kartu BPJS Kesehatan tidak hanya digunakan untuk pengobatan medis secara umum.

Bagi Anda ibu hamil, yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dapat menggunakan kartu BPJS Kesehatan untuk periksa kandungan, usg dan melahirkan.

Sayangya, masih sedikit peserta BPJS kesehatan yang menggunakan kesempatan ini. Beberapa kasus yang sering terjadi dilapangan.BPJS kesehatan hanya digunakan oleh ibu hamil ketika melakukan operasi caesar.



Lantas Layanan kesehatan ibu hamil Apa Sajakah yang ditanggung oleh BPJS kesehan? 

Berikut layanan Ibu hamil yang ditanggung oleh pihak BPJS Kesehatan: 

1. Pelayanan pemeriksaan kehamilan (antenatal care / ANC) untuk menjaga kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi, ANC adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 1998).
2. Persalinan
3. Pemeriksaan bayi yang baru lahir
4. Pemeriksaan pasca persalinan (postnatal care / PNC) terutama selama nifas awal selama 7 hari setelah melahirkan
5. Pelayanan Keluarga Berencana.

Prosedur Penggunaan Kartu BPJS Kesehatan Untuk Cek Kandungan, USG dan Proses Melahirkan

Prosedur Penggunaan BPJS Kesehatan untuk Ibu hamil sebenarnya mudah dilakukan, hanya saja beberapa peserta BPJS Kesehatan merasa gengsi ada juga yang malas untuk mengurus persyaratan.

Apa saja persyaratan yang harus disiapkan ? untuk menggunakan kartu BPJS Kesehatan bagi ibu hamil mulai dari periksa kandungan, USG dan Melahirkan memiliki prsedur yang berbeda-beda. Diataranya adalah sebagai berikut : 

#1. Layanan Cek Kehamilan Dengan BPJS Kesehatan 

Adapun pelayanan BPJS Kesehatan untuk pemeriksaan kehamilan harus dilakukan secara berurutan mulai dari Faskes Tingkat Pertama (dokter keluarga, bidan, puskesmas, klinik) hingga Faskes Tingkat Lanjut (Rumah Sakit Rujukan) ketika pelayanan kesehatan tidak tertangani oleh Faskes Tingkat Pertama. Kecuali untuk pasien gawat darurat maka bisa langsung di rujuk Faskes Tingkat Lanjutan (rumah sakit)

Adapun sistem pelayanan Kesehatan tersebut juga berlaku untuk cek kandungan (antenatal care / ANC).

Pemeriksaan ANC ini berupa pertemuan antara bidan dengan ibu hamil dengan kegiatan mempertukarkan informasi ibu dan bidan. Serta observasi selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan umum dan kontak sosial untuk mengkaji kesehatan dan kesejahteraan umumnya (Salmah, 2006).

Kesimpulan:

Untuk pemeriksaan kehamilan bagi ibu hamil pengguna kartu BPJS Kesehatan harus melalui Faskes Tingkat Pertama (pukesmas, dokter keluarga, klinik) sesuai dengan pilihan faskes saat mendaftar BPJS Kesehatan. 
Kecuali untuk pasien BPJS Kesehatan gawat darurat bisa langsung di rujuk ke Faskes Tingkat Lanjut. 

Regulasi dan Ketentuan Pemeriksaan kandungan bagi ibu hamil yang ditanggung BPJS Kesehatan:

Adapun Kebijakan dalam proses pelaksanaan dilapangan, pemeriksaan kehamilan (ANC) yang ditanggung oleh pihak BPJS kesehatan adalah 4x kontrol dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Trimester 1 : Dilakukan 1 kali pemeriksaan saat usia kehamilan 1 – 12 minggu
  • Trimester 2 : Dilakukan 1 kali saat usia kehamilan 13 – 28 minggu
  • Trimester 3 : Dilakukan 2 kali saat usia kehamilan 29 – 40 minggu
Pemeriksaan sebanyak 4 kali tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan, namun bagi Anda (ibu hamil) apabila ingin melakukan kontrol melebihi ketentuan tersebut, maka biaya pemeriksaan harus ditanggung sendiri.

Persyaratan yang harus disiapkan untuk pemeriksaan kandungan di Faskes Tingkat Pertama
  • Membawa KTP 
  • Membawa Kartu BPJS Kesehatan
  • Membawa Buku Kesehatan Ibu dan Anak (buku untuk ibu hamil saat periksa kandungan pertama kali yang diberikan oleh bu bidan/puskesmas)

Buka KomentarTutup Komentar