Lengkap Contoh Pidato Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Lengkap Contoh Pidato Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan - Assalamualaikum Wr. Wb. Apa Kabar Saudara-saudara semuanya. Tak terasa bulan ramdhan telah tiba, pastinya kita semua telah mempersiapkan diri untuk menjalankan rukun islam yang ke 3 ini. Karena bulan ramadhan adalah bulan dimana seluruh umat muslim di berbagai belahan dunia diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa.

Mungkin sebagian dari para pembaca memiliki tugas untuk pidato, ceramah atau kultum seputar ramadhan. Dan tentunya sebelum melaksanakan tugas tersebut, Anda harus mempersiapkan diri agar nantinya ketika di depan umum, pidato, ceramah atau kultum menyambut bulan suci ramadhan dapat berjalan dengan lancar tanpa suatu alangan dan rintangan apapun.

Contoh Pidato Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Contoh Pidato Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Download Contoh Pidato Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Dikesempatan yang berbahagia ini Admin akan membagikan kepada Anda Contoh Pidato Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan, yang bisa Anda download langsung secara gratis melalui link yang telah Admin sediakan dibawah. Silahkan Anda edit sendiri jika ada yang ingin ditambahkan mengenai sambutan dalam menyambut bulan ramadhan.

Berikut Pidato Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Assalamualaikum Wr Wb
Segala puji hanya milik Allah Swt, Tuhan semesta alam, yang mana telah memberikan karunia kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul di majlis yang insyaAllah Mubarok. Shalawat beserta salamn semoga selamanya tercurah limpahkan kepada panutan kita, Nabi besar kita Muhammad Saw, tidak lupa kepada semua keluarganya, Sahabatnya, dan kepada para Tabiin dan Tabiat-nya yang mudahan-mudahan kita semua mendapatkan syafaat nanti di yaumil Qiyamat. Aamiin
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah...
Kabar gembira ketika kita mendengar akan datang bulaan mulia yakni bulan suci Ramadhan, yang datang setelah lama pergi dan datang setelah lama berpisah. Kami berikan kabar gembira kepada kalian sebagaimana Rasululloh Saw memberi kabar gembira ini kepada para sahabat beliau bersabda :
"Telah datang bulan Ramadhan kepada kalian. Bulan yang penuh berkah, dimana Alloh Swt mewajibkan puasa kepada kalian. di bulan itu, setan yang terkutuk dibelenggu. Demi Alloh Swt, di bulan itu ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, Barang siapa terhalang dari kebaikan malam itu, maka dia benar benar telah terhalang."
Bagaimana mungkin seorang mukmin tidak berbahagia dengan bulan ini, sebab Alloh Swt telah membuka pintu surga? Bagaimana mungkin orang berdosa tidak bergembira dengan bulan ini, dimana Alloh Swt membuka pintu taubat dan mengunci pintu neraka? Bagaimana mungkin tidak bergembira orang yang berakal dengan waktu dimana Alloh Swt mengkat setan yang merupakan musuh yang nyata baginya.
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan Rahmat, dan Ampunan serta karunia yang ada didalamnya,bulan penuh kasih sayang, bulan sebagai sarana latihan dan pendidikan unuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memperbaiki akhlak dan bulannya yang penuh dengan nilai ibadah dan kebaikan-kebaikan. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang keutamaannya tidak dapat dihitung dan faidahnya tidak dapat diperkirakan lagi. sungguh, Ramadhan merupakan pencerahan bagi dunia kita pada sepanjang tahun. Dia merupakan bulan penaklukan, bulan kemenangan, karena di bulan itulah terjadi perang badar, penaklukan kota mekah, andalusia, dan Hanin, dan yang lainnya.
Hanya saja orang-orang sekarang banyak yang menghilangkan cahaya Ramadhan, menghilangkan kewibawaannya, merusak buahnya, mengurangi hikmahnya, dengan berbagai sikap yang dapat mengakibatkan berbagai hal diatas. Ada diantara manusia yang pada ketika bulan Ramadhan mengadakan perjalanan, ada yang berlari dari nuansa Ramadhan dengan maksiat dan kedzaliman. Ada juga yang berasumsi untuk menghabiskan siang dengan tidur melulu dan bergadang saat malam.  Bahkan ada orang yang menghina bulan ini dengan akhlak yang rendah, perbuatannya kasar, dan ucapannya juga penuh dengan ghibah dan fitnah. Maka banyak orang yang berpuasa, namun tidak mendapatkan apapun, selain lapar dan dahaga.
Bagaimana tamu yang agung yang sudah dekat ini kita sambut? Dia mesti disambut dengan persiapan hati, kemurnian jiwa, kesucian terhadap harta dan meluangkan diri dari berbagai himpitan kehidupan. Target paling besar dari bulan mulia ini adalah memperbaiki hati. Sebuah hati yang terus menerus melakukan kemaksiatan, akan kehilangan peluang untuk melakukan kebaikan.
Ramadlan merupakan bulannya Al-Quran sementara hati adalah wadahnya Al-Quran dan tempat bersemayamnya iman. Bagaiman mungkin wadah yang kotor yang penuh dengan dosa, Al-Quran yang suci dapat memberikan pengaruh? Itulah penafsiran untuk kondisi kita dan kondisi mereka yang berbaris rapi dalam shalat, dan begitu cepat dilanda kebosanan dan kejemuan terhadap ayat ayat Al-Quran, yang andaikan ayat Alloh itu dijatuhkan diatas gunung, maka kamu akan melihat gunung itu khusyuk dan hancur berkeping-keping, karena takut kepada Alloh Swt. Karena itulah, hati yang keras tidak akan mampu menerima cahaya firman Alloh Swt. Firman Alloh :
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
Artinya : "(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)." (Qs.Al-Baqarah : 185)
maka dari itu untuk melunakkan dan meluluhkan hati kita marilah kita bertaubat atas kesalahan dan kealfaan yang selama ini kita perbuat. untuk memperbaiki hati agar siap untuk melakukan amalan kebaikan di Bulan yang penuh dengan kemuliaan ini, dalam perintah bertaubat Alloh Swt berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ يَوْمَ لا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu". (Qs.At-Tahrim: 8).
Demikian Perkataan dari saya, mohon maaf atas segala kealfaan dan kesalahan pepatah mengatakan tiada gading yang tak retak, semoga dalam menyambut bulan mulia ini kita senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dari Alloh Swt untuk melakukan amalan kebaikan dan ibadah kepada_Nya. Aamiin ya Alloh ya Robbal'alamiin...

Wassalamualaikum Wr Wb...

Teks Pidato Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan


Lengkap Contoh Pidato Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan - Download

Demikian ulasan artikel dengan judul Contoh Pidato Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan, semoga bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari refrensi pidato dengan tema menyambut bulan suci ramadhan. Terimakasih atas kunjunganya, wassalam....
Dapatkan informasi terbaru gratis langsung via E-mail. Klik
Discaimer: Kami tidak bertanggung jawab dunia akhirat terhadap iklan yang tampil di blog, karena iklan berasal dari advertiser dan blog ini hanya sebagai media. Semua penggunaan konten (video, gambar, dan teks) Gratisiana.Net diambil dari label yang bebas untuk didistribusikan. Jika Anda menemukan pelanggaran hak cipta, silahkan hubungi kontak kami. Dengan senang hati kami akan segera menghapusnya.

Belum ada Komentar untuk "Lengkap Contoh Pidato Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel