Aturan Perubahan JUKNIS BOS Reguler Sesuai PERMENDIKBUD Nomor 18 Tahun 2019

Aturan Perubahan JUKNIS BOS Reguler Sesuai PERMENDIKBUD Nomor 18 Tahun 2019 - Assalamulaiakum Wr. Wb. Apa Kabar Bapak/Ibu semua, semoga kabarnya baik-baik saja. Biaya Operasional Sekolah atau BOS merupakan dana yang dikucurkan oleh pemerintah dengan tujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang direalisasikan melalui pendidikan.

Dalam pengucuran dana BOS tentuya harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Oleh karena itu melalui KEMENDIKBUD diaturlah JUKNIS Pelaksanaan BOS Reguler sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sesuai dengan PERMENDIKBUD Nomor 18 Tahun 2019 dana BOS Reguler untuk membayar honor guru honorer pada sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah paling banyak 15% (lima belas persen) dari total BOS Reguler yang diterima.

Sedangkan untuk membayar honor guru yayasan pada sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat untuk dana BOS Reguler paling banyak 30% (tiga puluh persen) dari total BOS Reguler yang diterima. Guru honorer yang mendapat pembayaran honor merupakan guru honorer yang telah: 1) memiliki kualifikasi akademik S-1/D-IV; dan 2) mendapatkan penugasan dari pemerintah daerah dengan memperhatikan analisis kebutuhan guru dan menyampaikan tembusan penugasan dimaksud kepada Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian bagi guru honor pada Sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah.

aturan PERMENDIKBUD Nomor 18 Tahun 2019 Juknis Bos
PERMENDIKBUD Nomor 18 Tahun 2019 

Penyaluran dana BOS Reguler ketentuan sebagai berikut:


  1. Triwulan I sebesar 20% (dua puluh persen) dari alokasi satu tahun;
  2. Triwulan II sebesar 40% (empat puluh persen) dari alokasisatu tahun;
  3. Triwulan III sebesar 20% (dua puluh persen) dari alokasi satutahun; dan
  4. Triwulan IV sebesar 20% (dua puluh persen) dari alokasi satu tahun


Adapun Status Permendikbud Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler Tahun 2019, merupakan Peraturan Menteri baru yang mengubah Lampiran  I  Peraturan  Menteri Pendidikan  dan Kebudayaan  Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler.

Ketentuan umum penggunaan Dana BOS tahun 2019 berdasarkan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Perubahan Juknis BOS Reguler SD SMP SMA SMK Tahun 2019, pada prinsipnya masih sama, yakni:

a.) Penggunaan BOS  Reguler di Sekolah  harus  didasarkan  pada kesepakatan  dan  keputusan  bersama antara tim BOS Reguler kepala Sekolah, guru, dan Komite Sekolah.  Hasil kesepakatan di atas harus dituangkan secara tertulis dalam bentuk berita acara rapat  dan  ditandatangani  oleh  peserta  rapat.   Kesepakatan penggunaan BOS  Reguler harus  didasarkan  skala  prioritas kebutuhan Sekolah, khususnya untuk membantu mempercepat pemenuhan SNP.

b.) Dana BOS  Reguler yang  diterima Sekolah  tiap  triwulan  atau semester  dapat  direncanakan  untuk digunakan  membiayai kegiatan lain pada triwulan atau semester berikutnya.

c.) Penggunaan  BOS  Reguler  diprioritaskan  untuk  kegiatan operasional Sekolah nonpersonalia.

d.) Sekolah wajib menggunakan sebagian dana BOS Reguler untuk membeli  buku  teks  utama  untuk pelajaran  dan  panduan  guru sesuai  dengan  kurikulum  yang  digunakan  oleh Sekolah dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Buku teks utama harus sudah dibeli atau tersedia di Sekolah sebelum  tahun  pelajaran  baru  dimulai. Sekolah  dapat menggunakan BOS Reguler triwulan I dan/atau triwulan II (bagi Sekolah yang menerima penyaluran tiap triwulan), atau semester I (bagi Sekolah  yang  menerima  penyaluran  tiap semester) untuk membiayai pembelian buku teks utama;
  2. Sekolah harus  mencadangkan  sebagian  dana BOS  Reguler yang  diterima  di  triwulan I dan/atau triwulan  II  (untuk Sekolah yang menerima BOS Reguler tiap triwulan), atau di semester I (untuk Sekolah yang menerima BOS Reguler tiap semester) pada rekening sekolah untuk pembayaran buku teks  utama  yang  harus  dibeli Sekolah. Jumlah dana yang dicadangkan  sesuai dengan kebutuhan  dana  untuk pembayaran  pembelian  buku  teks  utama  yang  diwajibkan. Dana yang dicadangkan  ini  hanya  boleh  dicairkan  apabila Sekolah hendak membayar  pesanan  buku tersebut  atau sudah memenuhi kewajiban penyediaan buku teks utama; 
  3. buku teks utama yang harus dibeli Sekolah merupakan buku teks utama yang telah dinilai dan telah ditetapkan  oleh Kementerian; dan
  4. pembelian buku teks utama disesuaikan dengan kebutuhan tiap Sekolah berdasarkan  kewajiban penyediaan buku  teks utama.
e.) Penggunaan dana yang pelaksanaannya sifatnya kegiatan, biaya yang dapat dibayarkan dari BOS Reguler meliputi pengadaan alat tulis  kantor atau  penggandaan  materi,  biaya  penyiapan  tempat kegiatan,  honor narasumber  lokal  sesuai  standar biaya  umum setempat,  dan/atau  perjalanan  dinas  dan/atau  penyediaan konsumsi bagi panitia dan narasumber apabila dibutuhkan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

f.) Ketentuan  terkait  jasa  profesi  (honor  narasumber)  hanya  dapat diberikan  kepada  narasumber  yang mewakili  instansi  resmi  di luar Sekolah, seperti Kwartir Daerah (Kwarda), Komite Olahraga Nasional Indonesia   (KONI)  daerah, Badan  Narkotika  Nasional (BNN),  dinas  pendidikan,  dinas  kesehatan, unsur  keagamaan, dan/atau lainnya berdasarkan surat tugas yang dikeluarkan oleh instansi yang diwakilinya atau berwenang.

g.) Pengadaan sarana dan prasarana oleh Sekolah harus mengikuti standar sarana dan prasarana dan spesifikasi yang berlaku.

h.) Penggunaan dana yang pelaksanaan berupa pekerjaan fisik, biaya yang  dapat  dibayarkan  dari BOS Reguler meliputi  pembayaran upah  tukang  sesuai  standar  biaya  umum  setempat,  bahan, transportasi, dan/atau konsumsi.

i.)  Satuan  biaya  untuk  belanja  dengan  menggunakan  dana BOS Reguler mengikuti  ketentuan  yang  ditetapkan  oleh Pemerintah Daerah.

Jika dibandingkan Juknis BOS dengan PERMENDIKBUD sebelumnya, Juknis BOS SD, SMP, SMA, dan SMK Tahun 2019 berdasarkan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler SD SMP SMA SMK Tahun 2019 ini lebih terperinci, sehinngga akan lebih mempermudah dalam pembuatan laporan pertanggung jawaban.

Download JUKNIS BOS Reguler Sesuai PERMENDIKBUD Nomor 18 Tahun 2019 

Untuk selengkapnya mengenai Aturan Perubahan JUKNIS BOS Reguler Sesuai PERMENDIKBUD Nomor 18 Tahun 2019. Silahkan download melalui link dibawah. 

JUKNIS BOS Reguler Sesuai PERMENDIKBUD Nomor 18 Tahun 2019 - Download

Demikian informasi mengenai Aturan Perubahan JUKNIS BOS Reguler Sesuai PERMENDIKBUD Nomor 18 Tahun 2019. Semoga bermanfaat bagi Anda yang bertugas sebagai bendahara sekolah maupun yang ditugasi untuk membuat laporan BOS Reguler 2019. Terimakasih atas kunjungan Anda. Wassalam....
Dapatkan informasi terbaru gratis langsung via E-mail. Klik
Discaimer: Kami tidak bertanggung jawab dunia akhirat terhadap iklan yang tampil di blog, karena iklan berasal dari advertiser dan blog ini hanya sebagai media. Semua penggunaan konten (video, gambar, dan teks) Gratisiana.Net diambil dari label yang bebas untuk didistribusikan. Jika Anda menemukan pelanggaran hak cipta, silahkan hubungi kontak kami. Dengan senang hati kami akan segera menghapusnya.

Belum ada Komentar untuk "Aturan Perubahan JUKNIS BOS Reguler Sesuai PERMENDIKBUD Nomor 18 Tahun 2019 "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel